Senin, 27 April 2015

Differensial Pendidikan

"Semua hal itu sama, hanya saja sudut pandang kita yang membuat perbedaan itu jelas ada padahal dia benar-benar semu, karena pada dasarnya semua manusia itu sama dimata Tuhan..."

Layaknya sebuah aljabar kami dikelompokkan
Pangkat tertinggi didepan
Pangkat terkecil disampingkan
Begitulah yang kami rasakan


Seandainya kita bisa seperti phytagoras teorema
Garis atas dan bawah saling bekerja sama
Sehingga tercipta satu inflasi garis miring diantara keduanya
Agar tak ada lagi perbedaan yang ada

Seandainya kebaikan itu layaknya sebuah lingkaran
Tak akan ada ujung yang membatasinya
Sehingga tak akan berhenti keperdulian yang ada
Kepedulian untuk saling berbagi sekalipun hanya sekedar abjad saja

Differensial kehidupan semakin terasa kini
Terlihat dari keperdulian yang mulai memudar
Mengiringi kepudaran dari praktek Pancasila untuk saling perduli
dan Praktek Agama yang mengajarkan kita untuk berbagi

Kita disogokkan dengan berjuta-juta teori
yang belum tentu akan kita ingat sampai nanti
Kita disogokkan dengan berjuta-juta teori
Tanpa diiringi oleh segelintir praktek diri

Differensial pendidikan kini makin terasa
Ketika semua orang hanya bisa mengeluh
Merasa terbebani dengan semua tugas yang ada
Namun tak pernah perduli dengan peluh orang tuanya

Buka mata kita, buka hati kita
Lihat semua kekacauan negeri ini
Jangan hanya dihujat
Namun dibenahi

Biarkanlah Indonesia menemukan cahayanya kelak
Bersama dengan jutaan pemuda yang diiringi dengan pendidikan dan iman
Apa gunanya jutaan masyarakat yang memenuhi
Tanpa adanya kemauan untuk mengubah negeri ini..

0 komentar:

Posting Komentar